i think...

Tampilkan postingan dengan label 30 Days' Project. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 30 Days' Project. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Oktober 2011

Hari ke 30 (30 Days Project - Sweet Sunset)

Vrijdag, 7 october 2011




Tak disangka
akhirnya sampai sudah pada penghujung bulan,,,
rutin mengisi senja dengan kegiatan yang bermakna,,,
walau terkesan biasa-biasa saja,
paling tidak kebiasaan saya yang sudah lama membenam..
Akhirnya terlaksana dengan tujuan mulia
untuk memanjakan diri semata

"Proyek 30 Hari " edisi perdana ini
Saya akhiri  di sebuah monumen di pulau Bali
tempat yang biasanya hanya  kami lewati
tanpa mengunjungi apalagi  menyempatkan diri
untuk melengkapi dokumentasi pribadi...

Dan hari ini,,,

kami berdiri

berfoto diri

sambil tersenyum menampakkan gigi seri

yang putih dan  berseri-seri







Horeeeee,,,,,, :) tak sabar menuntaskan proyek selanjutnya








Hari ke- 29 ( 30 Days Project- Sweet- Sunset)

Donderdag, 6 October 2011




Akhirnyaaa,,,, setelah memupuk keberanian selama 3 hari berturut-turut...

saya pun kemudian merajut semua rasa takut menjadi sebuah tindakan yang membuat semua terkejut.

akhirnya pada sore hari ini saya melangkah pergi ke lapangan smp 7 di belakang rumah saya untuk belajar menyetir sepeda motor...

alhamdulilah,,, meski baru menguasai panggung lapangan,,, tetapi tindakan saya akhirnya berbuah keberhasilan :)




Hari ke 28 ( 30 Days project- Sweet- Sunset

Woensdag, 5 October 2011


ada pepatah kuno yang mengatakan bahwa  membantu seseorang itu adalah perbuatan yang berharga.

Tanpa mengharapkan pamrih apapun,,, hari ini saya mengantarkan seseorang yang baru dikenal pergi ke dokter

rupanya membantu seseorangpun kita dapat mendatangkan kebahagiaan...




tips baru:

 Be available to help people and the happiness comes uncountable  :)



Selasa, 04 Oktober 2011

Hari ke 27 (30 Days Project- Sweet Sunset)

Dinsdag, 4 october 2011


hari ini saya melakukan tindakan yang amat personal
dan memang tak ingin menceritak detailnya secara total

i just wrote another  love letter personally unconditionally


Hari ke 26 (30 Days Project- Sweet-Sunset)

Maandag, 3 october 2011
 



Aye Masakali MasaKali
UD MataaKali MataaKali

Aye Masakali MasaKali
Ud Mataak Kali Mataak Kali

Aye Masakali Masa masa MasaKali
UD Mataak Kali Mataak Kali

Masakali MasaKali
Ud Mataak Kali Mataak Kali

Zara Phank jhatak Gai
Dhool Atak aur Lachak Machak Ke Duur Bhatak

Ud dagar dagar kasbe kuche nukkad basti
eXclusive LyricsMAsti.com

Mein yeah e yeah e

Itdi se Mud Ada Ud
Kar Le Puri Dil ki Tamanna
Hawa se Jud Ada Se Ud
Purr Bhuur bhurrr Phuurrr
Tu hai Hera Panna Ree

Masakali MasaKali
Ud Mataak Kali Mataak Kali

Masakali Masa masa Masa Kali
Hey Matak

Ghar tera saloni
Badal ki colony
Dekhade thenga In sabko jo udna na jane

Udiyo na dariyo
Kar manmani manmaani manmanni
Badhiyo naa mudiyon kar nadani

www.Lyricsmasti.com

Udiyo na dariyo
Kar manmani manmaani manmanni
Badhiyo naa mudiyon kar naadani

Bas Than le muskaan le
Keh sana nana nana hawa

Baas thaan le tu jaan le
Keh sana nana na na na hawa

Aye Masakali MasaKali
UD MataaKali MataaKali

Aye Masakali MasaKali
UD MataaK mataak

re re re re re re
ra ra ra ra

Hey hey hey hyyy
ho ho hoo hoo

Tujhe kya gum tera ristha
Gagan ki basuri se hai
Pawan ki guftagu se hai
Suraj ki roshani se hai

Udiyo na dariyo
Kar manmani manmaani manmanni
Badhiyo naa mudiyon kar nadani

www.Lyricsmasti.com

Udiyo na dariyo
Kar manmani manmaani manmanni
Badhiyo naa mudiyon kar naadani

abb Than le muskaan le
Keh sana nana nana hawa

Baas thaan le tu jaan le
Keh sana nana na na na hawa


Masakali MasaKali
UD MataaK MataaK MataakKali
Masakali Masa Masa MasaKali
MataaK mataak

re re re re re re
ra ra ra ra

Hey hey hey hyyy
ho ho hoo hoo

re re re re re re
ra ra ra ra

Hey hey hey hyyy
ho ho hoo hoo
Hey heyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy




Video of Masakali

Hari ke-25 (30 Days project- Sweet Sunset)

Zondag, 2 October 2011


woooowww,,,, lagi-lagi saya mendapati undangan pernikahan dan kali ini datang dari salah seorang kawan smp saya dulu.

Niatan saya untuk hadir sudah berapi-api sejak seminggu sebelumnya,, mulai dari woro-woro kepada para kawan smp yang sudah lama tak berkabar dan bertatap muka, hingga perintilan gaya yang akan dikenakan,,,

Akhirnya,,, semenjak sore hari saya sudah bertengger di Salon langganan saya untuk menyulap penampilan saya dalam sekejap bersama seorang tante muda saya

Shabnam's hair style
setiba di tempat acara saya sangat gembira. melihat kerumunan teman-teman lama yang seketika memulas dahaga rindu saya pada mereka yang sudah sekian lama berlalu,,,baru kali ini kami kembali bertemu,,,

keep n touch progressing

selain mereka, saya bertemu dengan seorang yang sudah lama menghilang semenjak menikah,, dia adalah Tuvida,  seorang sahabat saya semasa duduk di bangku SD

me & Tuvida
saat itu benar-benar merupakan pertemuan yang mengesankan dan amat berkualitas, kami berfoto-foto dan tertawa-tawa mengenang indahnya masa lalu

the ladiesfrom the old time

there's one boy left :D
Akhirnya sebelum saya pulang kerumah, saya tersadar mendapati diri yang masih melajang sesaat setelah bersalaman dengan Badria (pengantin wanita) yang berujar " nulaaar,,, nulaaar,,nulaar"

oooh yeaa,,, i am a single lady :D


namaste, namaste :D




Sabtu, 01 Oktober 2011

Hari ke 24 ( 30 Days Project- Sweet Sunset)


Vrijdag, 30 September 2011

Sebagai "one woman show" dalam proyek usaha saya terbaru, mau tidak mau terceburlah diri saya  hingga ke kolam terdalam sebuah perusahaan. Mulai dari  hal yang saya sudah terbiasa sampai yang diluar kebiasaan telah saya kerjakan dan dalami hingga membuat saya tak hanya berhasil menyelesaikan tetapi juga betah berlama-lama mendalami  kedalaman yang baru tersebut.

Berbekal keingintahuan dan keberanian serta tekad untuk cepat selesai, akhirnya diri ini tak hanya mahir menyusun  paragraf-paragraf yang menggambarkan wajah perusahaan, tetapi  juga terampil dalam hal fotografi.


Sumpah demi Tuhan,,, saya bahkan tak peracaya dengan kemampuan diri ini. Bukan berarti saya  mengagumi hasil foto yang saya kreasikan tetapi kesanggupan saya (yang agak lemah teknologi ini) dalam  mengoperasikan beragam perangkat lunak pendukung aksi reaksi saya ketika mendandani foto-foto produk perusahaan itulah yang justru lebih patut diapresia.si

Sambil menyengir tiada akhir, saya membayangkan,
"Apakah sosok  secanggih  Darwis Triadi yang dulunya menempuh pendidikan di sekolah penerbangan juga merasakan hal yang sama di awal-awal kecintaannya pada fotografi??"

Dan pada hari ini, sesaat sebelum senja menjemut sore yang merekah, saya tengah menyelesaikan sesi pemotretan untuk yang ketigakalinya,,, dan lagi-lagi saya terkagum-kagum sambil terus tersenyum.

Salah satu aset Mahakarya saya :D :D


Jumat, 30 September 2011

Hari ke-23 (30 Days Project- Sweet Sunset)

Donderdag, 29 Setember 2011

 
Pantai KarmaJimbaran-Bali


Menatap lembayung di langit Bali
dan kusadari betapa berharga kenanganmu
Di kala jiwaku tak terbatas 
bebas berandai memulang waktu


Hingga masih bisa kuraih dirimu 
sosok yang mengisi kehampaan kalbuku 
Bilakah diriku berucap maaf
masa yang tlah kuingkari dan meninggalkanmu 
oh cinta 


Teman yang terhanyut arus waktu mekar mendewasa 
masih kusimpan suara tawa kita 
kembalilah sahabat lawasku
semarakkan keheningan lubuk 

Hingga masih bisa kurangkul kalian 
sosok yang mengaliri cawan hidupku 
Bilakah kita menangis bersama
tegar melawan tempaan semangatmu itu 
oh jingga

Hingga masih bisa kujangkau cahaya
senyum yang menyalakan hasrat diriku 
Bilakah kuhentikan pasir waktu 
tak terbangun dari khayal keajaiban ini 
oh mimpi 

Andai ada satu caratuk kembali menatap agung surya-Mu 

lembayung Bali.....


_lirik Lagu lembayung Bali oleh Saras Dewi_

Kamis, 29 September 2011

Hari ke 22 (30 Days Project- Sweet Sunset)



Woensdag, 28 -09- 2011



Adalah sesuatu yang harus dibayar dari sebuah kerja keras mencari alamat di bilangan sanur yang luas dan panas.

Kami berhenti sejenak setelah lelah berputar diatas sepeda motor yang tentunya turut memanggang kulit-kulit yang terpapar sinar di ujung siang.

Semangkuk es krim khas italia dengan rasa-rasa yang luar biasa seolah membayar semua dahaga dan peluh lelahku.

Thanks big broe

Hari ke 20 & 21 (30 Days Project- Sweet Sunset)

26- 27 September 2011

Setelah sekian lama berkarya dalam dunia nyata. Saya menjadi jarang melakukan ritual megah yang bermodal rendah.

Hanya membutuhkan beberapa majalah, baik bekas atau baru, itu bukan masalah. Segelas besar teh hijau hangat yang tawar dan beraroma kuat. Kemudian ditambah sebuah guling empuk berlapis bahan abutai yang selalu menawarkan citarasa dingin di sekujur kulit.

Inilah momen me-time yang paling saya rindukan. Menjelajah dunia kesukaan melalui kata-kata yang membangun kerangka nyata dalam imajinasi yang tak terhingga.

Hari ke 19 (30 Days Project- Sweet Sunset)



Zondag, 25-11 2011


Akhirnya setelah lelah bercumbu dengan buku yang baru,

saya sempatkan diri menghampiri gerai refleksi.

Tak banyak yang dapat diceritakan selain kenikmatan yang ditawarkan.


Hari ke 18 (30 Days Project- Sweet Sunset)

Zaterdag, 24 -11- 2011


Niatan bermalam minggu sambil menikmati pijatan di telapak kaki berubah total setelah seseorang menceritakan indahnya kisah novel Negeri Lima Menara.

Saya yang tergiur, akhirnya merelakan dana pemijatan untuk memiliki buku trilogi seri pertama dari A. Fuadi.



Sungguh nikmat bercumbu dengannya. Dari lembar pertama hingga berakhir, Saya tak pernah kecewa.

Hari ke 17 (30 Days Project- Sweet Sunset)

Vrijdag 23 September 2011



Hari ini saya sangat bersemangat, seorang teman lama yang sangat berkualitas mengajak bertemu di salah satu tempat yang paling sering diserbu para tamu di pulau dewata.

Ditengah hari, ada kabar yang mengatakan bahwa beberapa teman lainnya tidak dapat ikut bertemu. Tetapi si teman lama yang merupakan mantan teman sekamar saya ketika masih berstatus mahasiswa rupanya tetap mempertahankan acara.

Sesampainya di tempat yang sangat berkelas dan menawarkan kenyamanan berkualitas itu, rupanya dia berkata niatannya sejujurnya. Bahwa dia akan menjodohkan saya dengan salah satu temannya yang turut bergabung dengan kami saat itu..

Saya tersipu malu-malu,, tak mengerti harus berkata apa.. karena sejujurnya saya memang tak mudah tertarik pada langkah pertama

Kita lihat saja perkembangannya nanti ,, mungkin bisa mungkin tidak. :)

Hari ke 16 (30 Days Project- Sweet Sunset)





Donderdag 22 September 2011


Bertepatan dengan ulang tahun mama kami juga menghadiri pesta pernikahan tetangga saya

Sungguh suatu kebetulan berpesta untuk dua tujuan



Hari ke 14 (30 Days Project- Sweet Sunset)

Woensdag 21 -09- 2011

Hari ini saya tengah bersiap-siap membuat hadiah ulang tahun untuk mama.

Besok (22 Sept),, usia wanita cantik yang paling berjasa itu akan menembus angka 51 tahun. Entah mengapa saya berniat memebrikan kolase berisi liputan-liputan media mengenai kesuksesan kakak saya dan filmnya.

Saya yakin, pasti mama akan tersenyum bahagia menyaksikan kumpulan itu tanpa dia sibuk menggunting-gunting koran dan majalah.




Alhasil,dengan bantuan kakak saya untuk mengumpulkan foto, upaya saya alhamdulilah berhasil.

Berikut adalah foto-foto tangis haru mama ketika saya kejutkan dirinya pada pukul 00.00 dini hari.




Selamat Ulang Tahun Mama,,, I love u more each day

Rabu, 28 September 2011

Hari ke 13 & 14 (30 Days Projec t- Sweet Sunset)

19-20 September 2011

Saya ingat pepatah seorang dosen favorit saya

“alles is moeilijk om te beginnen”
(selalu susah untuk memulai sesuatu)


Setidaknya itulah yang saya rasakan ketika saya tengah mempersiapkan usaha baru saya. Menyusunnya, dan mendirikannya sungguh bukanlah perkara yang mudah, tetapi yang paling susah adalah tetap meyakinkan diri kita dengan apa yang kita kerjakan

Akhirnya dua hari ini saya mengobati keresahan dan kegelisahan hati ini dengan pilihan buku yang mengajarkan amalan terpuji...




Mann Jadda Wa jadda



Sesungguhnya kesukesanlah imbalan satu-satunya bagi orang yang bersungguh-sungguh,,

(Alif Fikri, Negeri Lima Menara oleh A. Fuadi)


amien

Saya juga mencicipi buku-buku ini untuk menambah kekuatan diri saya


Hari ke 12 (30 Days Project- Sweet Sunset)

Zondag, 18 -9- 2011



sejak pagi hari saya sudah melihat status pesan salah satu sahabat saya yang berisikan ucapan selamat ulang tahun untuk pacarnya. Tetapi barisan doa manis itu sama sekali tidak menggetarkan ingatan saya akan seseorang dari masa lalu…

Pagi terus merangkak dan perut semakin lapar,,sembari menanti makanan siap dimasak , saya membuka jejaring sosial favorit saya.

Laman depan menampakkan info-info terkini orang-orang dan di kanan atas ada sebuah kolom informasi berisikan siapa-siapa saja yang berulang tahun hari ini. Sontak nama yang berada di barisan ketiga seketika menjemput saya menuju masa lalu…

someday in 2005
,,,saat saya tengah sibuk membuatkan kue dan mengemasnya dengan kreatifitas yang kala itu paling berkualitas. Setoples kue rhumballen berbahan dasar roti marie, susu kental manis putih dan gula-gula warna-warni yang saya buat sendiri itu dengan penuh kehangatan cinta yang membara tentunya. Sungguh manis kenangan itu semanis dan senikmat kue-kue bola buatan saya.



Sayangnya, bara cinta pertama saya sudah meredup dan telah mengabu. Tak ada lagi rasa syahdu bahkan percik-percik rindu dari lima tahun lalu. Kami putus dengan kasus yang tak berujung mulus. Titik!!



Hari ini muncul keraguan di dasar hati…” haruskah saya mengirimkan pesan singkat, menuliskan di dinding jejaring sosial atau mungkin menelfonnya?”
Sungguh ,,, ini adalah pilihan yang membingungkan mengingat kami sudah lama sekali tak berkomunikasi.

Sejam, dua jam, tiga jam, empat jam hingga lima jam berlalu, saya masih bergumul dalam keragu-raguan. Lama-lama saya geram mengingat usia saya yang kini tak lagi mendukung aksi bungkam dan mendendam kepada “tokoh-tokoh” dari masa lampau. Akhirnya sekitar pukul setengah enam sore waktu Indonesia tengah, saya mulai terkejut-kejut.


Pertama, saya terkejut ketika mendapati namanya masih ada di data kontak hand phone saya. Kedua, saya terkejut ketika panggilan saya dijawab oleh dia. Ketiga saya terkejut dengan diri saya yang mampu mengucapkan ucapan selamat ulang tahun padanya dengan penuh wibawa dan tanpa ada tanda-tanda cinta. Keempat saya terkejut dia menawarkan nomer handphone barunya yang lebih sering aktif dan kejutan kelima saya sangat terkejut mendapati diri saya menolak mencatat nomer baru dari si dia.





Lihatlah,,, betapa percikan lama telah resmi tiada. Sakit sudah reda dan hati pun tak lagi mengiba

Semua memang indah pada waktunya. Meskipun dulu dia sungguh berhasil menyakiti hati ini, saya tetap berterimakasih karena dari kesakitan itu saya dapat menjadi saya seperti sekarang yang (insya allah) tegar seperti karang .

Voorbij is altijd voorbij


Minggu, 18 September 2011

Hari ke- 8,9,10,11 (30 Days Project- Sweet Sunset)

Man Propose, God Dispose...


seminggu yang lalu saya tengah heboh mencanangkan program 30 hari yang terbagi menjadi tiga aktifitas ringan yang diharapkan dapat membuat setiap hari menjadi lebih berkesan.

tujuh hari berlalu dan semuanya berjalan cukup prima. Ragam aktifitas seolah memenuhi semua perencanaan dan semakin hari aliran semangat pun semakin deras untuk mengemas hari menjadi lebih manis.

sayangnya memasuki hari ke-8 sang mama menuntut perhatian yang lebih dari biasanya. Mama yang biasanya berstamina tinggi dan selalu berapi-api, mendadak lesu, lemah dan tak mampu turun dari tempat tidurnya. akhirnya... saya pun tak sempat melaporkan rencana kegiatan yang menurut janji saya akan saya utarakan di tiap-tiap blog personal saya.

namun demikian, dalam ruang gerak yang terbatas saya tetap melunasi rencana-demi rencana walau belum sempat ditorehkan ke dalam tulisan dan hari ini, saya mencoba merangkum semuanya menjadi satu kesatuan.



Hari ke- 8 ( Kamis, 15 September 2011)



sungguh menyenangkan menanti senja sembari menunggu kehadiran teman-teman yang akan berlibur di Bali. Mereka adalah Dilla, Tanti dan Eliana yang mulanya hanya akan bermalam sementara di rumah saya. Alhasil,,,, dengan segala rayuan,, mereka tetap tinggal di rumah saya sampai 3 hari kedepan.





Hari Ke-9 ( Jum'at, 16 september 2011)


sebagai gadis penderita alergi berbagai obat kimia, saya akhirnya sering mencicipi berbagai produk minuman herbal yang baik untuk kesehatan. selain itu, saya juga jadi pelanggan setia pijat refleksi yang konon katanya baik untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Apalgi semenjak seringnya saya merasakan ngilu di kaki sebelah kanan. saat itu, saya berpikir ' oh,,, mungkin ini efek samping penggunaan hig heels",,

seiring waktu berjalan, rasa ngilu tetap setia hadir di saat-saat tertentu hingga hari ini dan pada saat ini pula saya mencoba sebuah pengobatan jaman Nabi Muhammad yang dipercaya khasiatnya untuk kesehatan.

Awalnya, saya sempat meragu menyaksikasn darah-darah Mama yang terkumpul dalam tabung yang menyerupai kubah itu.AKhirnya dengan segenap keberanian dan rasa kesakitan yang berkumpul di betis kanan, saya mencoba di bekam.





Bekam adalah sistem pengobatan yang biasa dilakukan oleh Nabi. Biasanya dilakukan sebulan sekali. Bekam dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor yang mengandung kolesterol, asam urat, virus, racun, dsb dari dalam tubuh. Darahnya biasanya kental dengan warna merah kehitam-hitaman. Darah ini berpotensi menggumpal dan menyumbat saluran darah yang menimbulkan hipertensi, stroke, dan serangan jantung/angin duduk. Banyak racun atau virus penyakit bisa bisa dideteksi lewat darah seperti kolesterol, asam urat, gula, virus, dsb. Bekam mengeluarkan darah kotor itu semua. ( )

sedihnya,,, akhirnya si Ibu dokter memvonis saya memiliki kadar asam urat yang melampaui batas normal dan mengharuskan saya menjalani diet purin :'(


Hari ke- 10 (Sabtu, 16 September 2011)

tepat pukul 18.00 WITA, seorang kurir mengetuk rumah saya. Sebuah paket berbungkus amplop putih dengan detail-detail futuristik berwarna merah jambu itu rupanya kiriman dari kakak saya di Jakarta.

isinya sangat membanggakan dan membuat airmata haru membasahi pelupuk mata...

alhamdulilah,,, :)





Hari ke- 11 ( Minggu, 17 September 2011)

sudah menjadi kebiasaan mama apabila dia selalu mengirimi sesuatu untuk teman-temannya yang akan membuat hajatan besar. sore ini, kami mengunjungi kediaman si calon mempelai wanita. sore itu senyumannya tampak mengembang dengan sempurna. raut kebahagiaan tak lagi dapat ditutupi dari pancaran matanya meskipun terhalang kacamata minusnya. Kebahagiaan tidak hanya melanda dia, tetapi semua sanak saudara mereka yang juga memenuhi rumahnya sore itu.

Wedding things are always interesting :) i hope i will be the next one who feels that lovely things.. :) Amien

Rabu, 14 September 2011

Hari ke- 7 (30 Days Project-Sweet Sunset)

woensdag 14-9-11


olala...

Ternyata sebelum kita mencoba, kita tidak akan tahu seberapa hebatnya kita,,,


Sore ini, saya menghabiskan waktu di dapur tercinta.

Kegiatan saya adalah: memblender, memeras, memblender, memeras, memblender dan kemudian memeras untuk menghasilkan sari kedelai (yang berliter-liter).

Selepas itu saya menuntaskan sore dengan memandangi dan menanti rebusan susu kedelai di dalam panci besar yang berada di atas api yang sangat kecil...





Setelah mendidih, saya tak lantas meninggalkan dapur. Perabotan yang saya gunakan untuk berkeskperimen sudah mengantri untuk di cuci. Belum lagi, lantai dan meja harus dibersihkan, mengingat hari ini adalah kali pertama saya membuat susu kedelai (dalam jumlah besar)

Sesaat setelah memasukkan susu kedelai yang sudah mendingin ke dalam botol, barulah senyum mengembang. Saya menyelamati diri sendiri melihat kelima botol berukuran satu liter itu penuh dengan susu kedelai kreasi saya.

Voillaaaaaa.... home-hand-made Susu kedelai rendah gula yang aman untuk kesehatan karena tidak menggunakan bahan pewarna dan pengawet.

Selasa, 13 September 2011

Hari ke- 6 (30 Days Project-Sweet Sunset)


Dinsdag, 13-9-11


sedihnya.... sore ini saya tak dapat menikmati senja dikarenakan sepiring cabai :"(